NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia masih sangat diminati oleh investor. Dia menekankan ekonomi Indonesia tidak hanya didorong oleh belanja pemerintah lewat berbagai program besar.

Menurutnya, investasi swasta akan menjadi salah satu faktor pendorong bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Buktinya, realisasi investasi hingga Juni 2026 telah mencapai Rp 1.010 triliun. Pada 2025, realisasi investasi juga mencapai Rp 1.931 triliun.

Investasi tersebut juga disebut telah memberikan kontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja. Ada sekitar 2,7 juta lapangan kerja baru pada 2025. Sementara tahun ini pemerintah telah mencatat pembukaan sekitar 1,4 juta lapangan kerja dari investasi.

"Ini investasi bukan dari program pemerintah, bukan MBG, bukan Koperasi Merah Putih, bukan," tegas Prabowo dalam acara Presiden Prabowo Menjawab, disiarkan lewat akun YouTube pribadinya, dikutip Kamis (17/9/2026).

Beberapa minggu ke depan, dia mengatakan bakal masuk lagi investasi besar-besaran yang akan masuk ke Indonesia dan membuka lapangan kerja.