Saat ini pertumbuhan ekonomi dunia diklaim mulai bergeser ke berbagai kawasan dengan konektivitas yang kuat, ambisi di bidang teknologi, dan kemampuan untuk membiayai pertumbuhannya sendiri. Pada 2025, Asia-Pasifik menyumbang hampir 60% pertumbuhan ekonomi global berdasarkan data IMF.
Namun, porsi investasi modal jangka panjang yang mengalir ke kawasan ini masih relatif kecil. NAF hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut yang fokus pada kesiapan transaksi, penyaluran modal, dan realisasi investasi.
Forum ini akan mempertemukan kepala negara, menteri, investor negara, dan CEO global untuk mengubah proses uji tuntas menjadi komitmen investasi yang ditandatangani di delapan sektor strategis.
"Sebagai investor negara Indonesia dan mitra pendiri forum, Danantara Indonesia mengundang para mitra untuk bersama-sama membuka peluang ini demi nilai jangka panjang. Di bawah naungan Presiden Prabowo Subianto, ini adalah Indonesia yang terlibat dengan dunia dari posisi yang penuh percaya diri, ambisi, dan kolaborasi," jelas Rosan.