Menurutnya, pengembangan APV dan e-mobility perlu dilakukan melalui pendekatan multidisiplin dengan mempertimbangkan aspek pertanian, teknologi, ekonomi, dan sosial. Dengan pendekatan tersebut, proyek ini juga berpotensi menjadi sarana pendidikan interdisipliner, penelitian, serta kolaborasi IPB University dengan industri dan masyarakat lokal.

Wakil Rektor IPB University itu berharap bahwa fasilitas yang dikembangkan di lingkungan kampus nantinya mendukung pembelajaran dan penelitian mengenai integrasi energi surya dengan aktivitas pertanian.