NADIKABAR.COM — IPB University berkolaborasi dengan PT PELNI dalam pengembangan ekosistem bisnis perikanan berbasis potensi lokal di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Sekretaris Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPAAI) IPB University Danang Aria Nugroho dalam keterangannya yang diterima di Bogor, Selasa, mengatakan kolaborasi itu dalam kegiatan budi daya ikan kerapu di Pulau Kapota melalui pendekatan One Village One CEO (OVOC) dan pengembangan keramba jaring apung (KJA).
"Pengembangan kerapu di Pulau Kapota tidak hanya diarahkan pada aspek produksi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem usaha yang mencakup pengelolaan kelembagaan, peningkatan kapasitas masyarakat, pengembangan pasar, hingga hilirisasi," kata Danang.
Pendekatan tersebut dilakukan melalui inisiasi dan replikasi model sea farming dengan menjadikan KJA sebagai salah satu instrumen inovasi.