Selain itu juga digelar pelatihan Tata Kelola Kelembagaan oleh dosen Departemen Budidaya Perairan IPB University, Wildan Nurussalam.

Pelatihan itu untuk memperkuat kapasitas kelompok nelayan agar mampu menjalankan kelembagaan secara lebih terstruktur, membagi peran dan tanggung jawab, serta mendukung keberlanjutan pengelolaan usaha budi daya kerapu.

Melalui kolaborasi ini, pengembangan ekosistem bisnis kerapu di Pulau Kapota diharapkan dapat menjadi model pengembangan ekonomi masyarakat pesisir berbasis potensi lokal dan inovasi yang dapat terus dikembangkan serta direplikasi di wilayah lainnya.