NADIKABAR.COM — Iran berharap Azerbaijan mendengarkan para demonstran yang mengkritik pembatasan pemakaian hijab di sekolah, dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei.

“Kami berharap negara yang memiliki hubungan baik dengan kami… dapat menyelesaikan persoalan ini dalam suasana saling pengertian, dengan mempertimbangkan nilai-nilai bersama dan penghormatan terhadap hak-hak dasar warga negara,” kata Baqaei dalam konferensi pers pada Selasa.

Pada September, pemerintah Azerbaijan mengubah peraturan mengenai penampilan siswa sekolah negeri. Aturan baru tersebut melarang siswa mengenakan pakaian yang melanggar ketentuan seragam atau tidak sesuai dengan karakter sekuler pendidikan.