Mengutip sumber eksklusifnya, kantor berita milik negara Iran, IRIB, pada Selasa melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi pada hari yang sama telah bertemu dengan utusan presiden AS Steve Witkoff dan menyampaikan posisi tegas Iran kepada AS mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei mengatakan kepada IRIB TV pada Rabu bahwa jika AS tidak memenuhi syarat-syarat Iran, tidak akan ada perundingan antara Teheran dan Washington dan Selat Hormuz tidak akan dibuka.

Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai pengakhiran perang di kawasan tersebut di semua front, termasuk Lebanon.