Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Iran: Persyaratan "hidupkan kembali diplomasi" sudah disampaikan ke AS
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei, pada Rabu (23/9) mengatakan bahwa posisi dan syarat-syarat yang diajukan Iran untuk "menghidupkan kembali
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 24 September 2026 pukul 19:30 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Berdasarkan MoU itu, kedua negara dijadwalkan mengadakan perundingan dalam waktu 60 hari, yang berakhir pada 17 Agustus, untuk mencapai kesepakatan final, tetapi nasib perundingan tersebut masih belum jelas menyusul serangkaian eskalasi baru-baru ini antara kedua negara.
Usai serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran membatasi pelayaran melalui Selat Hormuz, sementara pasukan AS memberlakukan blokade laut yang menargetkan kapal-kapal yang melakukan pelayaran ke atau dari pelabuhan-pelabuhan Iran.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.