Semua aset transportasi itu disebut perolehan atas hasil sendiri.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan Arif masuk daftar pihak yang dijerat OTT KPK. Sebagai informasi, OTT KPK ini berkaitan dengan suap pengurusan HGB.

"Salah satunya itu, pihak yang diamankan," jelas Budi dilansir NadiKabar.com (14/9/2026).