Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra' ayat 36 tentang pertanggungjawaban semua indra:
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗاِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلًا
"Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak kau ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya."
Dalam Surah Ghafir ayat 19, Allah SWT menegaskan bahwa Dia mengetahui pandangan mata yang khianat dan segala yang tersembunyi di dalam dada:
يَعْلَمُ خَاۤىِٕنَةَ الْاَعْيُنِ وَمَا تُخْفِى الصُّدُوْرُ
"Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang tersembunyi di dalam dada."
Merujuk kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa zina mata dapat terjadi melalui pandangan yang haram.