NADIKABAR.COM — Budi Lestari (38) alias Munyuk warga Bungo, Jambi, ditemukan tewas terkubur setelah empat bulan menghilang. Usut punya usut, Budi ternyata dibunuh pembunuh bayaran yang disewa istri dan mertuanya.
Kasus ini terungkap setelah keluarga korban mencurigai Budi sudah lama tidak terlihat. Saat ditanya, MM sang istri korban menyebut Budi pergi merantau bersama seorang teman. Lantas jawaban itu justru memicu kecurigaan.
Keluarga kemudian melapor kepada kepala desa dan melakukan pencarian di kebun milik korban. Titik terang terjadi pada Selasa (22/9). Di salah satu pondok korban, warga menemukan tanah yang mencurigakan dan kemudian menggali lokasi tersebut.
Setelah lokasi digali, warga menemukan jasad Budi dalam kondisi tangan terikat serta pakaian yang diduga milik korban. Temuan tersebut langsung didalami pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Epy Koto mengatakan penyelidikan mengarah pada istri dan mertua korban. Keduanya kemudian mengakui keterlibatan dan menyebut MK sebagai algojo.
"Dari hasil penyelidikan, kami mengamankan istri dan mertua korban. Keduanya mengakui keterlibatan dan menyebut MK sebagai pelaku eksekusi," ujar AKP Epy Koto, Selasa (29/9/26).
Dua tersangka perempuan, MM (34) selaku istri dan JM (61) mertua, diamankan Satreskrim Polres Merangin pada Rabu (23/9/2026). Sedangkan MK (28), yang diduga sebagai eksekutor, ditangkap di Lampung Selatan pada Sabtu (26/9) setelah diburu polisi.
Epy menerangkan, rencana pembunuhan telah disiapkan sejak Mei 2026. JM, mertua korban diduga meminta bantuan MK untuk menghabisi korban dengan imbalan Rp 85 juta.