NADIKABAR.COM — Anggota Panja RUU Pemilu Jazuli Juwaini menyampaikan perkembangan RUU Pemilu yang tengah dibahas di DPR. Ia menyampaikan panja menargetkan RUU tersebut rampung dalam 1 bulan.

Jazuli mulanya membeberkan progres pembahasan RUU Pemilu di DPR yang diketuai oleh Bahtra Banong. Ia mengatakan panja sudah menerima masukan dari berbagai pihak mengenai RUU Pemilu.

"RUU Pemilu sebelum reses itu kan kita semua ikuti sudah dibentuk ketua panjanya, Pak Bahtra kan? Kemudian juga anggota panjanya sudah dibentuk. Kemudian di waktu reses ini juga mengundang beberapa pihak untuk memberikan masukan-masukan atau menerima masukan-masukan yang sebelumnya sebenarnya sebelum dibentuknya panja juga kita sudah menerima beberapa akademisi, beberapa profesor-profesor dan peneliti ya untuk memberikan masukan-masukan tentang undang-undang pemilu yang akan direvisi bersama-sama," kata Jazuli kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Jazuli lalu membeberkan isu yang menjadi perhatian panja. Beberapa di antaranya yakni parliamentary threshold hingga jumlah Komisioner KPU.

"Isu yang mencuat itu kan di antaranya parliamentary threshold, ya kan? Parliamentary threshold ini kan ada beberapa partai yang menginginkan 7%, ada yang menginginkan 6%, mayoritas menginginkan 5%. Nah ini kan tentu akan didalami lagi, ya kan? Termasuk juga didalamnya nanti KPU itu anggotanya apakah tetap 5 atau 7 seperti sekarang, ataukah perlu ditambah?" jelas dia.

"Termasuk juga ada beberapa pemikiran yang berkembang tentang kursi nasional seperti di beberapa negara. Kemudian juga banyak isu-isu lain yang berkembang yang kemungkinan itu akan menjadi pembahasan yang serius di undang-undang pemilu," lanjutnya.

Jazuli meyakini RUU Pemilu akan rampung di masa sidang mendatang. Dia menyebut hanya beberapa poin di UU Pemilu yang akan direvisi.

"Undang-undang ini kan saya punya keyakinan paling lambat awal tahun depan selesai. Ya syukur-syukur di masa sidang yang akan datang ini sudah bisa selesai. Kan revisi itu kan cuman beberapa poin, tidak semua dari awal kita dalam membahas undang-undang, kan? Iya kan? Meskipun memang konten-kontennya serius semua tetapi saya melihat di masa sidang yang akan datang itu kalau nanti Komisi II fokus, mungkin panja fokus membahas undang-undang dari awal masa sidang sampai akhir, saya punya keyakinan itu bisa selesai," ujar dia.

Dia meyakini bahwa RUU Pemilu akan selesai dalam 1 bulan. Diketahui, DPR akan kembali bersidang pada pekan depan.

"Masa sidang yang akan datang ini kan mulai tanggal 9 (November), ya kan? 1 bulan lah kurang lebih. Insyaallah selesai. Saya optimis itu bisa selesai, mudah-mudahan (selesai akhir tahun ini)," imbuh dia.