Industri kayu gergajian dan kayu olahan, lanjut Jimmy, memiliki posisi strategis sebagai penyangga industri hilir, khususnya furnitur dan komponen rumahan.
Kayu hutan tanaman atau kayu rakyat juga dinilai berpeluang menjadi sumber bahan baku masa depan karena dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Namun, menurutnya kayu tanaman masih memiliki keterbatasan dari sisi sifat alaminya. Oleh karena itu, teknologi modifikasi kayu dapat digunakan untuk meningkatkan performa material tanpa mengubah identitas kayu tersebut.
Pihaknya juga mendorong perubahan cara pandang terhadap kayu, dari sekadar komoditas menjadi material bernilai tambah. Pengolahan dan inovasi dinilai penting agar produk kayu tidak hanya bersaing berdasarkan harga, tetapi juga berdasarkan kualitas dan performa.
Transformasi teknologi tersebut sekaligus berkaitan dengan efisiensi penggunaan bahan baku, termasuk melalui upaya meminimalkan limbah atau zero waste.