Partisipasi UMKM Jawa Barat juga mencakup sektor makanan dan minuman halal yang ditampilkan melalui beberapa area pameran. Ciomy, D'Mamam, Imago, Sila Tea, dan Yammy Babeh hadir di area Halal Food B2B, sedangkan Alamme dan Madu NP menempati area Halal Food B2C di Hall B JICC.
Produk makanan dan minuman halal lainnya turut dipasarkan melalui Gema Halal-Halal Mart. Produk yang ditampilkan meliputi Ciomy, D'Mamam, Imago, MT Farm, Srinaga & Cancimen, Sunkrips, Palmute & Bee Polis, Nurul Iman, dan Sila Tea.
Upaya memperluas akses pasar tersebut juga dilakukan melalui area Jawara Ekspor yang menampilkan produk dari sektor makanan halal dan modest fashion. Selain pelaku UMKM, keikutsertaan Jawa Barat dalam ISEF 2026 juga mencakup pesantren binaan Bank Indonesia Jawa Barat, yaitu Gerbang Santri (Air Berkah) dan Pondok Pesantren Darussyifa Al Fitra.
Keterlibatan berbagai pelaku usaha dan pesantren ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah daerah. Pembinaan terhadap UMKM dan pesantren tersebut dilakukan secara berkelanjutan dan berjenjang, mulai dari penguatan kapasitas usaha, kurasi produk, perluasan akses pasar, hingga akses pembiayaan syariah.
Melalui rangkaian ISEF 2026, para peserta juga memperoleh kesempatan untuk membangun jejaring bisnis, menjajaki kemitraan, dan memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas.
Melalui kesinambungan pembinaan dari tingkat daerah hingga nasional, UMKM Jawa Barat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat perannya dalam rantai nilai halal nasional. Upaya ini sekaligus diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat "Kebaikan untuk Semua".