NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan 18 unit armada self loading concrete mixer atau dikenal dengan nama mobile batching plant. Kendaraan ini mampu memproduksi beton langsung di lokasi proyek secara otomatis dan mandiri.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat Agung Wahyudi mengatakan mobile batching plant memiliki multifungsi yang mampu memuat, menimbang dan mengaduk (mixer) material pembuat beton, lalu mengangkut (transporter) beton dalam satu unit kendaraan.
Dengan alat ini, pembangunan jalan desa di wilayah terpencil atau sulit dijangkau di Jawa Barat tak lagi menjadi masalah. Jalan tetap bisa dibangun dan diperbaiki meskipun lokasinya jauh dari pabrik beton.
"Dengan desain yang kompak dan sistem penggerak roda yang tangguh, membuatnya sangat andal untuk proyek di medan yang sulit, jalan sempit, atau lokasi terpencil yang tidak terjangkau oleh truk molen besar," ucap Agung dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).
Mobile batching juga plant memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan metode manual atau penggunaan truk mixer konvensional, salah satunya dari sisi efisiensi tenaga kerja. Alat ini dirancang agar dapat dioperasikan oleh satu orang operator. Proses pemuatan hingga penuangan pun dikendalikan langsung dari dalam kabin.