NADIKABAR.COM — Otoritas Korea Selatan memperketat pemeriksaan keamanan terhadap sawi putih (Chinese cabbage) impor dari China dan produk kimchi setelah ditemukan pemasok di China yang menggunakan formaldehida, zat yang diketahui bersifat karsinogenik pada manusia, untuk memperpanjang masa kesegaran sawi putih setelah dipanen.

Otoritas pemerintah pusat dan daerah Korea Selatan menyatakan telah memperkuat pemeriksaan di pintu masuk negara serta memperluas pengujian untuk mendeteksi formaldehida dan zat berbahaya lain yang mungkin terdapat pada bahan pangan dari China.

Pada Senin, Wali Kota Seoul Oh Se-hoon mengunjungi Seoul Research Institute of Public Health and Environment untuk melihat langsung proses pemeriksaan, termasuk persiapan sampel hingga analisis laboratorium terhadap sawi putih dan kimchi berbahan sawi putih yang dikumpulkan untuk diuji.

"Kekhawatiran masyarakat terhadap bahan pangan dari China meningkat secara signifikan setelah ditemukan kasus penggunaan formaldehida pada kimchi berbahan sawi putih dari China," kata Oh, dikutip dari The Korea Times.

Ia mengatakan pemeriksaan rutin akan diperkuat, tidak hanya untuk mendeteksi formaldehida, tetapi juga memastikan bahan pangan dari China tidak terpapar logam berat, pewarna buatan, maupun zat berbahaya lainnya.