"Jadi kalau konsumen mencari 'ube segar Filipina', ketersediaannya kemungkinan lebih terbatas. Tetapi kalau yang dicari adalah umbi segar Dioscorea alata dengan daging ungu, tanaman tersebut memang sudah ada di Indonesia," ungkapnya.

Prof Agung mengatakan, saat ini budidaya Dioscorea alata sudah dilakukan di Indonesia, tetapi belum berkembang sebagai komoditas komersial sebesar ubi jalar, singkong, atau kentang, yang sudah jauh lebih populer.

"Kementerian Pertanian juga menyebutkan bahwa budidaya ubi kelapa (kerabat lokal ube) masih dilakukan dalam skala terbatas di beberapa daerah, tim redaksi lain Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku," katanya.