NADIKABAR.COM — Taj Yasin mengatakan donor darah tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien, namun juga bagian penting dari pelayanan kesehatan dan kemanusiaan. Karena itu, budaya donor darah perlu terus dikembangkan seiring dengan upaya Jawa Tengah memperkuat sektor kesehatan.

"Melalui donor darah, kita bisa mewujudkan kesehatan dan menyelamatkan nyawa. Kita ingin Jawa Tengah menjadi destinasi wisata kesehatan, Nah, ini yang kita dorong," kata Taj Yasin dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).

Hal itu disampaikan pada acara Penyerahan Penghargaan dan Temu Donor Darah Sukarela ke-50 dan ke-75 kali PMI Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah di Balairung Astina Ballroom UTC Convention Hotel Semarang, Selasa (29/9).

Taj Yasin yang juga Ketua Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah ini mengungkapkan tingginya partisipasi masyarakat dalam donor darah menjadi modal sosial yang penting untuk mendukung penguatan layanan kesehatan di wilayahnya. Adapun setiap tahun, jumlah masyarakat yang aktif melakukan donor darah mencapai lebih dari 2.000 orang.

Pada kegiatan tersebut, Taj Yasin menjelaskan terdapat pendonor yang telah melakukan donor darah hingga 50 dan 75 kali. Ia pun mengapresiasi konsistensi tersebut, sekaligus berharap para pendonor dapat menjadi penggerak bagi masyarakat lain untuk ikut berdonor.