Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Jadikan Jateng Medical Tourism, Taj Yasin Dorong Budaya Donor Darah
Taj Yasin mengatakan donor darah tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien, namun juga bagian penting dari pelayanan kesehatan dan kemanusi
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 29 September 2026 pukul 17:13 WIB
• ⏱ 3 menit baca
Salah seorang pendonor ke-75 kali asal Kabupaten Magelang, Agustian mengaku mulai donor darah sejak usia sekitar 16-17 tahun karena ingin membantu orang lain.
"Kalau mau membantu orang lain dengan uang atau materi mungkin belum bisa. Tetapi kalau darah, insyaallah bisa," paparnya.
Senada, pendonor asal Bulukerto, Wonogiri, Saparwanti (67) mengaku telah mendonorkan darah sebanyak 52 kali. Menurutnya, donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial untuk membantu orang yang membutuhkan.
"Saya merasa senang juga karena kegiatan sosial kita dihargai," pungkasnya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.