NADIKABAR.COM — Timnas Mobile Legends Indonesia akan berlaga di Asian Games 2026 pada esok hari, 29 September 2026. Sang Garuda akan berhadapan dengan Malaysia dan Arab Saudi di babak Group Stage.

Indonesia akan bermain offline di Aichi Sky Expo Esport Competition Room M5, Jepang, pada pagi hari. Aturan main yang diterapkan, yakni best of 3 (Bo3), sehingga timnas harus unggul 2-0 atau 2-1 bila ingin dinyatakan sebagai pemenangnya.

Sejumlah atlet Mobile Legends yang mewakili Indonesia di Asian Games 2026 di antaranya Alexander Owen Marcetami Buhe, Arif Fudin Dingarai Putra, Dalvin Ramadhana Putra, Muhammad Affan Wahyudi, Albert Neilsen Iskandar, dan Syauki Fauzan Sumarno. Urusan meramu strategi dan drafting hero, mereka dibantu oleh Kenny Deo selaku Pelatih dan Michael Abraham sebagai Asisten Pelatih.

Pada 29 September 2026, Indonesia akan bermain sebanyak dua kali. Pertandingan pertama melawan Malaysia, dan selanjutnya menghadapi Arab Saudi.

Sedangkan perempat final dan semifinal digelar keesokan harinya pada 30 September 2026. Lalu untuk babak final dilaksanakan pada 1 Oktober 2026.

Berikut jam main timnas di nomor pertandingan Mobile Legends bila tidak mengalami penundaan. Hal ini mengingat, acaranya selalu mengalami penundaan dari gelaran pertama nomor pertandingan eFootball hingga PUBG Mobile dan Identity V.

Jika ingin lolos ke perempat final, Indonesia harus bisa menjadi juara grup atau setidaknya finish sebagai runner-up. Aturannya menetapkan hanya dua tim teratas yang berhak tampil di perempat final dari masing-masing grup, sementara negara yang berada di peringkat tiga dipastikan tereliminasi dari kompetisi.

Berikut pembagian grup di nomor pertandingan Mobile Legends di cabor esports Asian Games 2026:

Khusus di Grup D, dua negara yang berada di sini sudah dipastikan lolos. Kamboja dan Mongolia bertanding hanya untuk menentukan siapa negara yang menjadi juara dan runner grup.

Di sini formatnya berbeda dengan playoff yang biasa dipakai MPL Indonesia. Jadi tim yang kalah tidak turun ke lower bracket, tetapi langsung dinyatakan gugur dari kompetisi.

Meskipun diselenggarakan secara offline di Jepang, masyarakat di Indonesia masih bisa melihat atlet esports kebanggaan Tanah Air ini bertanding. Keseruannya juga ditayangkan secara online.

Bagi yang ingin menontonnya secara online, bisa langsung menyaksikan siaran langsungnya di Vidio.