Menurutnya, ancaman banjir rob yang kerap terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, menunjukkan pentingnya perlindungan pesisir untuk menjaga aksesibilitas pelabuhan dan kelancaran distribusi barang.

Partisipasi Pelindo juga merupakan bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor, program ini diharapkan dapat mendorong perlindungan pesisir yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan kawasan Pantura.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) Laksamana TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A., serta Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting turut mendampingi Menteri Koordinator dalam penanaman mangrove secara simbolis. Turut hadir jajaran kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, pimpinan BUMN, serta mitra kolaborasi.