Ia menambahkan pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan mendukung transfer teknologi, penguatan layanan teknis dan pemeliharaan di dalam negeri, serta peningkatan keterlibatan pelaku industri nasional.

Jakpro turut menyampaikan konteks pengembangan LRT Jakarta Fase 1C koridor Manggarai–Dukuh Atas dan kebutuhan lanjutan yang berkaitan dengan sistem perkeretaapian, rolling stock, sistem stasiun, serta peralatan inspeksi dan pemeliharaan masih bersifat indikatif serta tunduk pada kajian, persetujuan, kesiapan pendanaan, dan proses pengadaan resmi.

Ia menegaskan bahwa forum dan pertemuan bisnis tersebut bersifat eksploratif.

“Melalui partisipasi ini, Jakpro menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengadaan yang profesional dan berorientasi pada nilai manfaat, guna mendukung pembangunan transportasi publik Jakarta yang aman, modern, berkelanjutan, dan berdaya saing global,” katanya.