NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota Jakarta Selatan penataan kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, turut mengembalikan saluran air dan pembangunan jalur joging (jogging track) untuk kegiatan masyarakat.

"Melalui penataan ini, aset Pemprov DKI Jakarta seperti saluran air dan jalur pejalan kaki akan dikembalikan fungsinya untuk kegiatan sosial masyarakat, termasuk pembangunan jogging track," kata Wakil Camat Jagakarsa, Siswanto, di Jakarta, Jumat.

Siswanto mengatakan selama ini fungsi saluran air kerap terganggu oleh sampah dan limbah makanan yang tidak terkontrol, sehingga berpotensi memicu banjir.

"Kami berharap para pedagang dapat menerima kebijakan ini secara kondusif dan kooperatif demi kebaikan bersama serta kemajuan kawasan wisata Setu Babakan ke depannya," ucapnya.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan sebelumnya telah memberikan Surat Peringatan Ke-3 (SP3) kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di bantaran dan zona sepadan Setu Babakan pada Kamis (10/10).

Penertiban tersebut dilakukan dalam rangka penataan bantaran Setu Babakan.

Target sasaran penataan ini tidak hanya mencakup para pedagang, tetapi juga pengembalian fungsi aset milik Pemprov DKI Jakarta seperti saluran air dan trotoar untuk pejalan kaki.

"Ini merupakan tindak lanjut dari SP1 dan SP2 sebelumnya dalam rangka penataan kawasan yang dinilai masih kumuh dan belum terorganisir dengan baik," katanya.

Sebelum menerbitkan SP3, lanjut Siswanto, pihaknya telah melakukan tahapan persuasif, termasuk sosialisasi kepada para pedagang pada Juni 2026 lalu.

Sosialisasi tersebut mencakup dua konten utama, yakni rencana penataan kawasan Setu Babakan serta opsi relokasi tempat pengganti bagi pedagang.

"Harapan kami para pedagang dapat melakukan pembongkaran sendiri, sehingga tidak perlu dilakukan penertiban secara paksa. Namun demikian, kami memberikan waktu beberapa hari sesuai ketentuan SP1, SP2 hingga SP3," ucapnya.

Bagi pedagang yang tidak dapat lagi berdagang di kawasan Setu Babakan, Pemkot Jakarta Selatan juga telah menyiapkan opsi tempat di sentra kuliner Pasar Lokbin Pasar Minggu yang menyediakan sekitar 400 kios. Saat ini, tercatat sudah ada 63 pedagang yang menempati sentra kuliner yang telah disiapkan.