"Jus buah yang diambil cuma sari airnya saja, terus nanti si ampas-ampasnya yang isinya adalah serat malah terbuang," lanjutnya.
Hilangnya serat dari buah atau kelapa memberikan dampak langsung pada metabolisme tubuh. Tanpa serat, gula diserap jauh lebih cepat oleh tubuh sehingga memicu lonjakan gula darah dan ketidakstabilan hormon insulin.
Kondisi inilah yang akhirnya memicu rasa ingin makan terus-menerus atau craving.
"Itu yang menyebabkan gula darah jadi naik, terus insulin juga jadi nggak stabil. Itu yang bikin kita craving lagi setelah makan atau minum manis," kata dr Yaze.
"Akhirnya craving pengen makan atau minum lagi, terus bisa bikin gemuk," sambungnya.