Proses penguraian protein, lemak, dan karbohidrat dapat menghasilkan senyawa berbau tidak sedap. Jika aroma makanan terasa berbeda ketika wadah dibuka, sebaiknya jangan dikonsumsi meskipun makanan baru disimpan beberapa hari.
2. Teksturnya Berlendir atau Lengket
Selain aroma, perubahan tekstur juga bisa menjadi tanda makanan sisa sudah tidak layak dikonsumsi. Permukaan makanan yang terasa berlendir atau lebih lengket dari biasanya dapat menunjukkan mikroorganisme telah berkembang biak.
Kondisi ini sering ditemukan pada makanan berprotein seperti ayam matang, ikan, dan daging olahan, tetapi bisa terjadi pada makanan lainnya.
"Jika teksturnya terasa berlendir atau lengket, mikroba telah berkembang biak di permukaannya dan makanan sebaiknya dibuang," ujar Pascua.
Mengonsumsi makanan dalam kondisi tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan, termasuk diare, muntah, atau demam.
Bercak jamur menjadi tanda yang cukup jelas bahwa makanan sudah mengalami kerusakan atau sudah tidak layak dikonsumsi. Namun, bagian yang terlihat ternyata belum tentu menunjukkan keseluruhan jamur yang berkembang pada makanan.
"Beberapa jenis jamur menghasilkan racun yang dapat membahayakan hati atau sistem kekebalan tubuh," jelas Pascua. Karena itu, membuang atau memotong bagian makanan yang berjamur saja belum tentu membuat sisanya aman dikonsumsi.