Dibandingkan mereka yang sarapan pukul 07.00-08.00, peserta yang makan pertama kali pukul 08.00-10.00 dikaitkan dengan risiko kematian dini dari berbagai penyebab 10% lebih tinggi.

Angkanya meningkat menjadi 19% pada kelompok yang baru makan tim redaksi pukul 10.00 hingga 12.00. Sementara mereka yang baru menyantap makanan pertama setelah tengah hari dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian dini sebesar 29%.

Pola serupa ditemukan pada risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke. Makan pertama setelah pukul 12.00 dikaitkan dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 46% lebih tinggi dibandingkan sarapan pukul 07.00-08.00.

Pada peserta berusia 50 tahun ke atas, kebiasaan makan lebih siang juga dikaitkan dengan harapan hidup rata-rata hampir 2,5 tahun lebih pendek.

Meski demikian, hasil tersebut tidak membuktikan bahwa terlambat sarapan secara langsung menyebabkan kematian dini.