Jika gesekan debu atau benda asing melukai kornea cukup dalam, lapisan mata tidak bisa menutup sendiri hanya dengan dibilas air.

Luka terbuka ini menjadi jalan masuk bagi bakteri atau jamur untuk berkembang biak dan memicu infeksi berat.

"Kalau udah iritasi nih kelopek doang, ya. Terus abis itu makin dalam abis itu dia bisa infeksi. Kenapa? Karena ada port the entry atau tempat masuknya bakteri. Ini kan ada banyak kotoran yang kita gak tahu. Gitu," ungkapnya.

Mengucek mata terlalu keras saat iritasi bisa memecahkan pembuluh darah halus di bawah lapisan konjungtiva (bagian putih mata).

Meski terlihat mengerikan karena sebagian mata memerah pekat, kondisi perdarahan luar ini umumnya tidak berbahaya dan terserap alami dalam satu hingga dua minggu.

Namun, jika ada luka tembus atau benda asing menancap, pemeriksaan medis tetap mutlak diperlukan.

Partikel kasar seperti pasir atau abu vulkanik bisa saja terselip dan menancap di kornea. Sensasi ganjal tidak akan hilang meskipun mata sudah dibilas air mengalir.

Ya, glaukoma bisa menjadi salah satu penyebab mata merah, terutama pada jenis serangan akut.