Rivan mengatakan, perseroan terbuka terhadap investasi pada pembangunan tol baru yang sesuai dengan arah pengembangan perusahaan. Namun ia menegaskan, keputusan partisipasi dalam pengembangan tol akan diputuskan secara komprehensif dan mempertimbangkan prospek.

Pertimbangan investasi tersebut mencakup prospek lalu lintas, konektivitas, jaringan jalan tol existing, kelayakan investasi dan kemampuan finansial perusahaan. Jasa Marga juga terbuka untuk investasi di sektor brownfield.

"Di dalam hal ekspansi ini tentu sesuai dengan arah strategis yang telah disampaikan sebelumnya, Jasa Marga juga terbuka untuk peluang investasi pada sektor brownfield mengingat saat ini tender jalan tol baru memang tidak terlalu banyak jika dibandingkan periode sebelumnya," jelasnya.