Upaya tersebut mencakup integrasi data IRSMS Polri, DASI Jasa Raharja, dan rumah sakit melalui JR Care. Perusahaan juga menyiapkan aktivasi Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat serta kesiapsiagaan personel secara nasional.
Adapun melalui Integrate Safety Actions, Jasa Raharja memperkuat kolaborasi dan pengendalian keselamatan secara nasional. Salah satu langkah yang disiapkan adalah aktivasi Command Center Jasa Raharja yang terhubung dengan posko Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan jaringan kantor wilayah.
Integrasi tersebut diarahkan untuk mendukung pemantauan harian terhadap kejadian kecelakaan, fatalitas, titik rawan, serta kesiapan pelayanan.
Selain itu, Jasa Raharja mendorong pemanfaatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai wadah untuk menghasilkan tindak lanjut yang lebih cepat dan terukur terhadap berbagai persoalan keselamatan transportasi.
Menurut Awaluddin, keberhasilan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru membutuhkan sinergi yang kuat di antara seluruh pemangku kepentingan. Jasa Raharja berkomitmen memberikan dukungan sesuai mandat dan kapasitasnya, dengan tetap menghormati fungsi serta kewenangan masing-masing institusi.
"Melalui kesiapsiagaan yang terintegrasi, kami berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 yang aman, lancar, dan berkeselamatan," katanya.