NADIKABAR.COM — BUMN bidang asuransi PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo memperkuat pengelolaan risiko aset PT Bukit Asam (Persero) Tbk melalui kegiatan Sosialisasi Polis dan Manajemen Risiko untuk mendukung keberlangsungan operasional perusahaan.

"Perlindungan asuransi bukan hanya tentang memberikan jaminan atas risiko yang mungkin terjadi, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat memahami potensi risiko dan mempersiapkan langkah mitigasi yang tepat," kata Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana dalam keterangan resmi diterima, di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan kegiatan yang berlangsung di Bandung pada 1-4 November 2026 tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai cakupan perlindungan asuransi, ketentuan pertanggungan, serta langkah mitigasi risiko operasional.

Menurut dia, pemahaman terhadap ketentuan polis diperlukan agar perlindungan asuransi dapat dipahami sesuai dengan karakteristik aset dan potensi risiko yang dihadapi perusahaan.

Dalam kegiatan tersebut, Jasindo memberikan pemaparan mengenai perlindungan asuransi Property All Risks (PAR), Earthquake (EQ), serta Construction Plant and Machinery (CPM).

Materi tersebut mencakup ruang lingkup jaminan, ketentuan polis, dan peran asuransi dalam membantu perusahaan mengantisipasi risiko terhadap bangunan, peralatan, serta kegiatan operasional.

Selain sosialisasi polis, kegiatan itu juga mencakup pemaparan hasil survei risiko Bukit Asam, pembaruan informasi penanganan klaim bersama konsultan, serta presentasi dari Indonesia Financial Group (IFG).