Sementara di Desa Dukun dari target 500 meter baru selesai sekitar 80 meter. Kondisi saluran di Desa Dukun lebih sulit karena kondisi tanah yang lunak sehingga alat berat beberapa kali terjebak lumpur.
Pembiayaan awal yang disiapkan untuk normalisasi tersebut senilai Rp39,02 juta untuk operasional alat berat, tenaga kerja, penggalian manual, dan mobilisasi alat. Selain itu juga ada bantuan dari Bank Indonesia, Pemkab Demak, Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Desa Klitih dan Dukun.
"Ini kolaborasi antara Pemprov Jateng, Pemkab Demak, BI, sampai Pemerintah Desa, bareng-bareng," ujar Ahmad Luthfi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavares menambahkan normalisasi tersebut dilakukan setelah adanya pantauan dan laporan dari tim di lapangan dan masyarakat.