NADIKABAR.COM — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendorong percepatan investasi di wilayahnya. Dia menilai Jawa Tengah layak menjadi tujuan investasi karena memiliki berbagai persyaratan yang dibutuhkan investor.

Salah satunya adalah jaminan keamanan, kepastian hukum, serta ketertiban dan keamanan. Luthfi mengatakan, seluruh aspek tersebut dipenuhi di daerah administratif Jawa Tengah.

"Ini sangat menarik bagi investasi, di Jawa Tengah ini adalah aman guliman. Kemudian yang kedua adalah, contoh misalkan, tidak ada premanisme di wilayah kita," ungkap Luthfi dalam acara NadiKabar-Jogja Awards, Jumat (23/10/2026).

Selain itu, Luthfi juga memastikan pihaknya pun berupaya mempermudah penerbitan izin usaha. Pemerintah daerah sendiri telah menggunakan sistem Online Single Submission (OSS) yang mempermudah proses perizinan.

"Tidak ada lagi istilahnya di wilayah kita terkait perizinan yang dipersusah," tegasnya.

Luthfi juga mengatakan, upah buruh di Jawa Tengah juga tergolong cukup kompetitif. Namun ia menegaskan kompetitif bukan berarti murah, tetapi seluruh program kesejahteraan buruh telah dipenuhi.

"Kompetitif bukan murah, kompetitif ini adalah bagaimana di wilayah kita, satu daycare kita siapkan untuk tenaga buruh kita, yang kedua koperasi yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat buruh, dan yang ketiga transportasi kita dipermudah. Ini lah yang memberikan suatu dampak kepada upah buruh kita menjadi menarik bagi para investor di tempat kita," jelasnya.

Terakhir, Luthfi menyebut Jawa Tengah memiliki lahan yang luas untuk keperluan investasi. Hal ini disebut memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai hub untuk industri padat karya.