Dicontohkannya, fasilitas hotel dengan kolam renang terpisah telah tersedia di Karanganyar sejak 2024 yang menjadi salah satu referensi untuk mengembangkan layanan serupa di daerah lain.
"Ini perlu kita genjot, kita promosikan supaya nanti bisa berkembang di daerah-daerah yang lain, bukan hanya di Karanganyar saja, akan tetapi berkembang ke seluruh Jateng," kata Wagub Jateng dua periode itu.
Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa Indonesia menempati peringkat kedua destinasi ramah muslim dunia berdasarkan Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026, dengan skor 79.
Salah satu instrumen yang digunakan untuk mendorong peningkatan kualitas destinasi di tingkat daerah adalah IMTI.
Indeks tersebut mengukur kesiapan provinsi dalam menyediakan layanan dan pengalaman wisata ramah muslim, dengan mengadaptasi kerangka penilaian Global Muslim Travel Index yang mencakup akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan.