"Hujan yang terjadi di daerah itu dipicu oleh adanya OMC yang dilakukan oleh tim BMKG, BRIN, dan teman-teman dari BPBD Provinsi," tambahnya.

BMKG memprediksi musim kemarau di Jawa Timur akan berlangsung lebih panjang akibat kuatnya pengaruh fenomena El Nino.

Berdasarkan analisis terbaru, sebanyak 68 dari 74 Zona Musim atau sekitar 90,6 persen wilayah Jawa Timur diprediksi baru akan memasuki musim hujan pada periode Desember hingga Februari 2027. (frd)