NADIKABAR.COM — Sebanyak sekitar 210 manuskrip koleksi Perpustakaan Keraton Surakarta dialihmediakan ke dalam bentuk digital. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya menyelamatkan naskah bersejarah sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap dapat diwariskan kepada generasi mendatang. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Digitalisasi juga membuka peluang bagi masyarakat dan peneliti untuk mengakses informasi yang tersimpan dalam manuskrip dengan lebih mudah. Dengan tersedianya versi digital, naskah kuno dapat dipelajari tanpa harus selalu menggunakan fisik dokumen aslinya. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Tim Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) turut terlibat dalam proses alih media tersebut. Langkah ini diharapkan dapat membantu memperluas akses terhadap khazanah manuskrip Keraton Surakarta sekaligus menjaga jejak pengetahuan dan budaya yang tersimpan di dalamnya. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha