NADIKABAR.COM — Insiden terputusnya kabel baja (seling) Jembatan Gantung Pongpet di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran, saat prosesi peresmian menyisakan duka sekaligus harapan besar bagi masyarakat setempat. Hal ini dikarenakan jembatan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan antardesa hingga antarkecamatan.
Kepala Desa Margacinta, Enceng Anwar Solihin, menyatakan bahwa jembatan ini menjadi akses utama yang menghubungkan Kecamatan Cigugur dan Kecamatan Cijulang, khususnya tim redaksi Desa Cibanten dan Desa Margacinta.
Selain dilalui kendaraan roda dua, jembatan tersebut setiap harinya menjadi jalur pengangkutan komoditas hasil hutan dan kayu oleh para petani di Dusun Margajaya.
"Jembatan ini dibangun pertama kali sejak 1992 dan selama ini hanya tersentuh perbaikan ringan berkala. Kehadiran program rehabilitasi dari Kodim 0625/Pangandaran sebenarnya disambut antusias luar biasa. Hampir 60 persen warga desa hadir saat agenda peresmian karena sangat mendambakan akses yang layak," kata Enceng di lokasi kejadian, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, antusiasme yang tinggi tersebut disebabkan Jembatan Pongpet menjadi akses penunjang berbagai sektor krusial bagi warga, mulai dari akses pendidikan bagi anak sekolah, jalur pengangkutan hasil pertanian, hingga mobilitas warga yang membutuhkan penanganan medis darurat menuju Rumah Sakit Pandega.
"Jika jembatan ini tidak dapat dilalui, warga yang sakit dan harus menggunakan mobil terpaksa memutar rute perjalanan yang cukup jauh," katanya.