NADIKABAR.COM — Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menerima tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Kantor Sekretariat Tetap BNPPDT, Jakarta, Senin (19/10).

Maruli menyatakan perluasan mandat BNPPDT membutuhkan kesinambungan program pengelolaan perbatasan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang berpotensi menjadi zona penyangga (buffer zone) negara.

"Selain mengelola perbatasan, kami juga akan bertanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan di daerah-daerah yang diharapkan menjadi buffer zone, seperti yang tadi disampaikan oleh Bapak Mendagri," ujar Maruli dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Ia menjelaskan sejumlah program yang telah direncanakan pada tahun ini akan dilaksanakan pada tahun mendatang. Maruli juga akan melanjutkan program yang sedang berjalan serta mengevaluasi hal-hal yang perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan tugas BNPPDT.

"Kita akan melanjutkan apa-apa yang sedang dalam proses pengerjaan dan juga apa yang perlu ditingkatkan. Banyak hal yang sudah direncanakan tahun ini yang akan diimplementasikan tahun depan untuk peningkatan BNPP. Ditambah lagi nanti dengan BNPPDT, mudah-mudahan kita akan lebih expand lagi ke depannya," tuturnya.