Meski begitu, pemerintah Jepang akan memberikan subsidi untuk tagihan listrik dan gas pada musim dingin ini, seperti yang dilakukan tahun lalu. Dengan kebijakan ini, rumah tangga diperkirakan dapat menghemat sekitar 7.000 yen (US$ 44) selama tiga bulan, terhitung mulai bulan Desember.
Untuk diketahui, harga minyak mentah global melonjak tajam setelah Selat Hormuz ditutup akibat pecahnya perang antara AS-Israel dengan Iran pada akhir Februari.
Sebagai negara yang minim sumber daya alam, Jepang selama ini sangat bergantung pada impor minyak dari Timur Tengah. Melonjaknya harga minyak tentu membebankan anggaran negara tersebut.