"Tapi mereka yang mengangkat isu ini juga punya hak. Karena kebenaran bab ini juga menjadi hak publik," ujarnya.

Mardani menilai isu tersebut menjadi perhatian publik karena Jokowi dan Gibran merupakan tokoh publik yang saat ini maupun sebelumnya menduduki jabatan publik.

"Apalagi Pak Jokowi dan Mas Gibran adalah tokoh publik yang ada di jabatan publik," kata Mardani.