Jokowi menegaskan bahwa foto yang terpasang pada ijazah tersebut merupakan foto dirinya.
"Foto saya, Yang Mulia. Untuk apa dipasang fotonya Dumatno Budi Utomo?" jawabnya.
Lebih lanjut, Jokowi mengaku tidak mengetahui bahwa ijazah S1 miliknya dijadikan objek penelitian oleh terdakwa. Dia juga mengatakan tidak pernah menerima permintaan izin atau pemberitahuan terkait penelitian tersebut.
Jokowi kemudian menceritakan pernah didatangi rombongan menggunakan bus yang menggelar demonstrasi di kediamannya. Tiga orang dari rombongan tersebut sempat dipersilakan masuk dan meminta dirinya memperlihatkan ijazah asli.
Namun, Jokowi menolak permintaan tersebut karena menilai rombongan itu tidak memiliki kewenangan untuk memeriksa dokumen pribadinya.
Ia mengatakan hanya bersedia menunjukkan ijazah asli apabila diminta oleh aparat kepolisian, kejaksaan, maupun pengadilan.