NADIKABAR.COM — 7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku mendapat laporan dari ajudan ada video dan unggahan yang berkaitan dengan tuduhan ijazah palsu pada 20 Maret 2025.
Menurut pengakuan Jokowi, saat itu dirinya sedang berada di dalam mobil dalam perjalanan di sekitar Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Ajudannya kemudian menunjukkan sebuah video dan unggahan yang berkaitan dengan tudingan ijazah palsu tersebut.
"Saya ditunjukkan ajudan saya video dan unggahan yang berkaitan dengan tuduhan ijazah palsu, Yang Mulia," kata Jokowi kepada Jaksa Penuntut Umum 1 dalam sidang tudingan ijazah palsu oleh Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11).
Jokowi menyebut video dan unggahan yang ditunjukkan oleh ajudannya saat itu, terdiri dari dua video dan satu unggahan di media sosial X.
Meski demikian, Jokowi mengaku tidak mengetahui secara spesifik akun yang mengunggah konten tersebut.
Setelah melihat unggahan tersebut, Jokowi mengaku memerintahkan ajudannya untuk berkonsultasi dengan penasihat hukum.
"Saya memerintahkan kepada ajudan saya untuk berkonsultasi dengan penasihat hukum, dan setelah itu saya mengundang para penasihat hukum saya untuk datang ke Solo, kemudian kami berdiskusi mengenai tuduhan ijazah palsu ini," tutur Jokowi.
Jokowi juga meminta penasihat hukumnya menyiapkan bukti-bukti yang kuat untuk menanggapi tuduhan tersebut. Kemudian, ia membuat pengaduan pada tanggal 30 April 2025.