Tak berhenti di layanan digital, kemudahan tersebut juga akan dihadirkan lebih dekat dengan masyarakat melalui Pojok Lowongan Kerja (Joker) di Kantor Disnaker Kota Tangerang.
Ditargetkan diresmikan pada akhir Oktober 2026, layanan ini akan dibuka setiap Jumat sebagai tempat masyarakat mendapatkan informasi lowongan sekaligus mengakses peluang kerja secara langsung, sekaligus menjadi bagian dari semangat 'Jumat Berkah' melalui pembukaan akses kerja secara rutin.
Bekali Kompetensi, Bangun Kemandirian
Pemkot Tangerang menyadari kesempatan kerja tidak cukup hanya diciptakan, tetapi juga perlu diikuti dengan penguatan kompetensi. Karena itu, Gampang Kerja mendorong masyarakat tidak hanya siap mencari pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan peluang dan membangun usaha secara mandiri.
Oleh sebab itu, Gampang Kerja juga hadir melalui On the Job Training (OJT), Bursa Kerja Khusus (BKK), SI PRAJA (Mobil Pelatihan Praktik Kerja), dan Balai Latihan Kerja (BLK). Berbagai pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk keterampilan digital dan teknologi informasi yang semakin dibutuhkan di pasar kerja global.
Untuk mendukung dan sejalan dengan program pemerintah pusat dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) yaitu Asta Mandala melalui SMK Go Global, Pemkot Tangerang juga turut menghadirkan program BKK SMK di Kota Tangerang dengan menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Kolaborasi ini bertujuan untuk menyiapkan lulusan dan pencari kerja dengan kompetensi yang sesuai, termasuk pelatihan bahasa, teknologi informasi dan keterampilan kerja sebagai bekal menuju peluang penempatan kerja ke luar negeri.
Oleh karena itu, Gampang Kerja hadir dari hulu hingga hilir. Bukan hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi membangun kesiapan sejak awal, mulai dari informasi lowongan, proses rekrutmen, pendampingan, hingga peningkatan kompetensi.
Melalui Disnaker, Pemkot Tangerang terus memastikan masyarakat memiliki akses sekaligus bekal untuk memasuki dunia kerja. Sebab, membuka kesempatan saja tidak cukup, masyarakat juga harus dipersiapkan agar mampu mengambil dan mempertahankan kesempatan tersebut.
Pada akhirnya, Gampang Kerja bukan sekadar membuka lowongan, tetapi membuka jalan menuju kemandirian. Dari akses yang dipermudah, kompetensi yang diperkuat, hingga peluang kerja yang diperluas, yang semuanya bermuara pada satu tujuan yaitu terwujudnya masyarakat yang semakin berdaya saing dan sejahtera.