Selain itu, meminum jus murni juga bisa mendorong peningkatan kadar oksida nitrat dalam darah yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah serta membuat pembuluh darah tetap lentur dan sehat.

The Guardian juga menjelaskan bahwa jus buah mengandung vitamin, mineral, dan polifenol yang bisa membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa penelitian juga menemukan mengonsumsi jus jeruk dan apel bisa memperbaiki kesehatan kardiovaskular.

Jus buah memang memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, tetapi jus buah tetap tidak lebih unggul dibandingkan buah utuh yang kaya akan serat. Mengonsumsinya terlalu sering justru akan menimbulkan efek buruk pada tubuh.

Di beberapa negara, mengonsumsi jus buah bahkan dibatasi per harinya. Inggris, Spanyol, dan Belanda menganjurkan untuk tidak meminumnya lebih dari satu porsi sehari. Selandia Baru bahkan memiliki aturan yang lebih ketat lagi dengan membatasi konsumsi jus buah satu kali seminggu.

Mengapa negara-negara tersebut membatasinya? Apakah mengonsumsi jus buah berbahaya?