NADIKABAR.COM — Jus buah memang menyegarkan apalagi kalau diminum saat cuaca panas. Cita rasa yang khas dari setiap buah juga bisa menambah kenikmatan saat dikonsumsi. Apalagi kalau meminum jus buah yang memiliki rasa manis alami seperti mangga dan melon.
Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa jus buah adalah pilihan minuman sehat karena berasal dari buah segar. Beberapa orang bahkan sengaja mengonsumsinya setiap hari dengan harapan tubuh menjadi lebih sehat.
Buah-buahan memang baik untuk kesehatan. Buah yang sudah diolah menjadi jus buah juga tetap memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun, tahukah Anda bahwa mengonsumsi jus buah setiap hari justru bisa menyebabkan segenap masalah kesehatan?
Mengonsumsi jus buah tanpa campuran bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi. Penelitian menemukan orang yang meminum jus buah mendapatkan lebih banyak vitamin dan mineral dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.
Mengutip dari WebMD, nutrisi yang ada dalam jus bisa diserap tubuh dengan relatif cepat. Seseorang yang jarang mengonsumsi buah dan sayuran utuh bisa meminum jus untuk melengkapi asupan nutrisi yang mungkin belum terpenuhi.
Selain itu, meminum jus murni juga bisa mendorong peningkatan kadar oksida nitrat dalam darah yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah serta membuat pembuluh darah tetap lentur dan sehat.
The Guardian juga menjelaskan bahwa jus buah mengandung vitamin, mineral, dan polifenol yang bisa membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa penelitian juga menemukan mengonsumsi jus jeruk dan apel bisa memperbaiki kesehatan kardiovaskular.
Jus buah memang memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, tetapi jus buah tetap tidak lebih unggul dibandingkan buah utuh yang kaya akan serat. Mengonsumsinya terlalu sering justru akan menimbulkan efek buruk pada tubuh.
Di beberapa negara, mengonsumsi jus buah bahkan dibatasi per harinya. Inggris, Spanyol, dan Belanda menganjurkan untuk tidak meminumnya lebih dari satu porsi sehari. Selandia Baru bahkan memiliki aturan yang lebih ketat lagi dengan membatasi konsumsi jus buah satu kali seminggu.
Mengapa negara-negara tersebut membatasinya? Apakah mengonsumsi jus buah berbahaya?
Mengonsumsi jus buah sebenarnya sah-sah saja, tapi yang jadi masalah kalau terlalu sering mengonsumsinya.
Jus buah bisa menjadi sumber gula yang cukup tinggi. Proses pembuatan jus bisa melepaskan gula dari struktur buah yang membuat gula tersebut lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Dampak dari tingginya gula pada jus buah bisa meningkatkan risiko gigi berlubang. Paparan gula dan asam dari jus bisa merusak lapisan pelindung gigi. Oleh karenanya, penting untuk membatasi konsumsi jus buah.
Rutin mengonsumsi jus buah setiap hari juga bisa berisiko meningkatkan berat badan. Peneliti menduga bahwa kandungan gula yang tinggi dan minim serat pada jus bisa memengaruhi nafsu makan lewat peningkatan gula darah. Hal ini yang membuat seseorang mudah lapar dan makan lebih banyak.
Berbeda dengan buah utuh yang memiliki banyak serat. Serat berfungsi untuk membantu memperlambat penyerapan gula sehingga kadar gula darah bisa lebih stabil. Untuk mengurangi lonjakan darah, coba konsumsi jus setelah makan dan hindari saat perut kosong.