NADIKABAR.COM — Jus stroberi dan pisang menjadi salah satu pilihan minuman berbahan buah yang mudah dibuat di rumah. Perpaduan stroberi yang kaya vitamin C dan pisang yang mengandung kalium serta serat dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi tubuh jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Kedua buah tersebut memiliki kandungan gizi yang berbeda. Stroberi mengandung vitamin C dan senyawa antioksidan, sedangkan pisang menyediakan karbohidrat sebagai sumber energi serta kalium yang berperan dalam fungsi otot dan saraf.

Meski demikian, manfaat jus stroberi dan pisang tidak berarti minuman ini dapat menyembuhkan penyakit tertentu. Kandungan gizinya lebih tepat dipahami sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan melalui pola makan yang beragam.

Lantas, apa saja manfaat jus stroberi dan pisang bagi tubuh dan bagaimana cara mengolahnya agar tetap sehat?

1. Membantu memenuhi kebutuhan vitamin C

Stroberi merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin C. Zat gizi ini berperan dalam pembentukan kolagen, membantu proses penyembuhan luka, mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan penyerapan zat besi dari sumber pangan nabati.

Vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Karena itu, stroberi dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian.

Sebagai gambaran, data Cleveland Clinic menunjukkan bahwa 100 gram stroberi mengandung sekitar 59,6 miligram vitamin C. Jumlah tersebut dapat berbeda bergantung pada varietas, tingkat kematangan, dan kondisi penyimpanan buah.

Mengolah stroberi bersama pisang dapat menambah variasi asupan buah. Namun, manfaatnya tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan, bukan hanya konsumsi satu jenis minuman.

2. Menyediakan kalium untuk fungsi otot dan saraf

Pisang dikenal sebagai salah satu sumber kalium, yaitu mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan serta mendukung fungsi saraf dan kontraksi otot.

Kalium juga berperan dalam pengaturan tekanan darah. Asupan kalium yang cukup, disertai pembatasan konsumsi natrium atau garam berlebihan, dapat membantu mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Harvard T.H. Chan School of Public Health mencatat bahwa satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 450 miligram kalium. Kandungan sebenarnya dapat berbeda menurut ukuran dan varietas pisang.

Meski demikian, mengonsumsi jus stroberi dan pisang saja tidak cukup untuk mengendalikan tekanan darah. Pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup sehat tetap diperlukan.