NADIKABAR.COM — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Syahganda Nainggolan menyatakan strategi komunikasi pemerintah di bawah kepemimpinannya mengutamakan mendengar suara rakyat, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi bukan kita lebih banyak mendiseminasi, ya, tapi kita lebih banyak ingin mengetahui," kata Syahganda dalam konferensi pers di kantor Bakom RI Jakarta, Selasa.

Syahganda menyebut pendekatan Bakom yang dipimpin pendahulunya, Muhammad Qodari, menggunakan strategi ofensif seperti striker. Menurut Syahganda, jika strategi sebelumnya disebut lebih striking, Bakom kini memilih menjemput bola untuk mendengar.

"Jadi strategi kita adalah strategi mendengar," ujarnya. Ia menyebut strategi itu disepakati bersama Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono.