Syahganda mengatakan arahan itu ia terima saat dirinya dan Fadli dipanggil Presiden ke Hambalang. Presiden ingin menjadikan Bakom sebagai lembaga untuk mendengarkan suara rakyat dari tingkatan paling bawah.
Ia menuturkan Presiden pada tahun kedua pemerintahan ini ingin mengetahui hasil pikiran dan kerjanya selama ini. Dalam pertemuan Kepala dan Wakil Kepala Bakom dengan Prabowo di kediamannya, Hambalang, Minggu (4/10), Presiden menyampaikan akan mempercepat proyek di bidang teknologi, militer, pembangunan perguruan tinggi baru, subsidi, dan swasembada.
Bakom diminta agar membuat pikiran dan tindakan Presiden mudah dipahami masyarakat serta mendapat umpan balik. Untuk itu Bakom akan membuat jejaring ke seluruh jajaran pemerintah sampai ke bawah, lalu meneruskan umpan balik tersebut kepada kementerian dan lembaga di pusat maupun daerah.