Presiden juga meminta Bakom menjadi orkestrator berbagai instrumen pemerintah, baik instansi vertikal dan horizontal maupun lembaga otonom hingga desa. Semua pihak yang memiliki humas, kata Syahganda, harus berkolaborasi sesuai tugas Bakom yang diatur dalam peraturan presiden.
Syahganda menilai Bakom sudah melewati fase embrio. Lembaga yang semula bernama Kantor Komunikasi Pemerintah itu kini memiliki kantor, jaringan humas dan staf khusus pemerintah bidang media, perangkat seperti big data, serta pertemuan rutin dengan wartawan setiap Rabu. Ia yakin pemerintah dapat mengoptimalkan hal tersebut.
Fadli Tri Hartono menambahkan Presiden menekankan penggunaan bahasa yang mudah dipahami agar menjangkau masyarakat seluas-luasnya. Menurut dia, Bakom juga diminta aktif mendengarkan usulan, masukan, keluhan, bahkan kritik masyarakat untuk diteruskan kepada kementerian dan lembaga terkait serta kepada Presiden.