Pemerintah berupaya menggenapi sarana-prasarana darurat agar 177.678 siswa dan 21.166 guru-tenaga kependidikan terdampak bisa tetap melanjutkan atkvitias belajar mengajar. Selain 923 sekolah yang diliburkan, 35 sekolah sedang memanfaatkan ruang darurat untuk belajar.
Selain itu, 171 sekolah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) sementara 30 sekolah masih melaksanakan aktivitas kegiatan belajar mengajar secara normal. Adapun 219 sekolah lainnya masih belum mendapatkan keterangan resmi dari timasesmen lapangan.
Kementerian Agama turun tangan menyiapkan ruang belajar sementara bagi madrasahterdampak.Kemenag mencatat 72 RA/madrasahterdampak di tujuh kabupaten. Sebanyak 32 satuan pendidikan dengan 5.523 siswa ditetapkan sebagai Prioritas I karena mengalami kerusakan berat.