"Saya tidak kabur dari Brasil. Saya pergi demi Brasil. Saya kabur dari situasi darurat supaya saya bisa menjadi pemimpin yang layak bagi rakyat saya. Kepada komunitas internasional, saya memohon agar kalian tidak mewajarkan apa yang terjadi di Brasil," kata Bolsonaro.

Dia pun mendesak pemimpin asing agar tidak mengakui pemerintahan Lula da Silva.

Bolsonaro kemudian secara terbuka berterima kasih kepada Presiden AS Donald Trump serta rakyat AS yang menyambutnya usai Departemen Luar Negeri AS memberikan visa kepadanya dan keluarganya.

Keputusan Bolsonaro kabur ke AS dan memimpin oposisi Brasil dari wilayah AS adalah seperti yang dilakukan ayahnya, Jair Bolsonaro, yang kabur dan menetap di Florida setelah kalah di Pilpres Brasil 2022.

Kondisi seperti ini semakin meningkatkan ketegangan antara Brasil dengan AS menjelang pelantikan Lula sebagai presiden Brasil untuk masa jabat keempatnya pada 5 Januari 2027.

Penerjemah: Nabil Ihsan